Inisiatif Paperless Office dimulai untuk mengurangi penggunaan kertas hingga 80% dalam 2 tahun. Semua dokumen internal seperti memo, surat, dan laporan beralih ke format digital dengan sistem document management terpadu.
E-signature diimplementasikan untuk penandatanganan dokumen digital yang legal dan aman. Workflow approval terotomasi mempercepat proses dan meningkatkan traceability. Semua pegawai mendapat pelatihan penggunaan sistem dan change management support.
Benefit yang didapat meliputi penghematan biaya kertas dan tinta hingga Rp 200 juta per tahun, pengurangan emisi karbon, kemudahan akses dokumen, dan peningkatan produktivitas. Kami berkomitmen terus mengurangi penggunaan kertas menuju 100% paperless.